WhatsApp Business API di Sektor Finansial

  • Mar 12, 2021
  • 2 min read

Updated: Mar 14, 2021

Sebagai salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia, WhatsApp terus mengalami pertambahan jumlah pengguna. Saat ini ada lebih dari 2 miliar orang yang memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan anggota keluarga maupun kenalan mereka.

WhatsApp Business API di Sektor Finansial | Motict

Bagi Anda yang ingin menggunakan aplikasi ini untuk berbisnis, ada WhatsApp Business API yang bisa dimanfaatkan. Tidak hanya bagi para pedagang online, saat ini penggunaan WhatsApp semakin meluas di berbagai sektor. Salah satunya adalah sektor perbankan atau keuangan.

Salah satu bank yang sudah memanfaatkan WhatsApp untuk meningkatkan layanan pelanggan bagi para nasabahnya adalah BCA. Tidak hanya itu, bank milik pemerintah yakni Bank Mandiri pun turut menghadirkan layanan serupa berupa chatbot Mandiri Intelligent Assistant yang bisa diakses dengan menggunakan WhatsApp.

Bagaimana Perbankan Memanfaatkan Aplikasi WhatsApp Business API untuk Melayani Pelanggan?

Sebelum dapat melayani pelanggan lewat layanan perpesanan ini, bank terlebih dahulu harus memperoleh persetujuan dari nasabah atau pelanggan. Ada berbagai opsi yang tersedia salah satunya adalah dengan meninggalkan missed call (panggilan tak terjawab) ke nomor bank yang terdaftar di akun WhatsApp. Nasabah juga bisa langsung berkirim pesan ke nomor yang sudah dicantumkan untuk memulai percakapan. Nomor yang digunakan oleh bank biasanya berbeda dengan phone banking.

Apa Saja yang Bisa Ditawarkan oleh Perbankan Lewat WhatsApp?

Bank umumnya menyediakan berbagai layanan melalui mobile maupun situs perusahaan. Sebagian nasabah mungkin merasa lebih nyaman datang langsung ke bank. Dengan adanya aplikasi WhatsApp Business API, pihak bank bisa melayani nasabah lebih dekat. Dengan menggunakan fasilitas chatting yang ada, nasabah bisa mendapatkan informasi seputar tagihan kredit, status deposito, status pengajuan pinjaman dan lain sebagainya.

Lewat halaman obrolan, bank bisa terlibat dengan nasabah melalui berbagai cara antara lain:

1. Memberikan Informasi Terkait Transaksi

Berbagai pertanyaan sederhana dan umum dari nasabah seperti sisa saldo, reminder untuk pembayaran cicilan kartu kredit dan lain sebagainya bisa dilakukan lewat chatting WhatsApp.

2. Memberikan Informasi Kepada Nasabah

Chatting WhatsApp bisa menjadi cara mudah bagi bank untuk berpromosi. Jika ada layanan baru atau pembaruan status dan lain sebagainya, bank bisa memberitahukannya lewat WhatsApp. Selain lebih efisien, cara ini bisa menghemat waktu dan biaya untuk promosi yang seharusnya dikeluarkan oleh pihak bank.

Mengapa Bank Harus Mulai Menggunakan WhatsApp?

Sebagai aplikasi perpesanan yang umum dipakai, hampir semua orang yang terhubung ke internet pasti memiliki akun WhatsApp. Ketimbang merepotkan nasabah dengan meminta mereka melakukan obrolan lewat situs atau aplikasi berbeda, menggunakan satu aplikasi mainstream seperti WhatsApp tentu jauh lebih efisien. Ada beberapa alasan kenapa bank sebaiknya menggunakan WhatsApp Business API:

  • Hemat biaya dan waktu

  • Bisa menyediakan layanan sepanjang hari 24/7

  • Mendukung layanan omni-channel untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna

  • Bisa menggunakan berbagai bahasa

  • Percakapan dijamin aman. WhatsApp menggunakan enkripsi end-to-end. Artinya, perbincangan apapun yang Anda lakukan dengan pihak bank benar-benar hanya diketahui oleh kedua belah pihak dan tidak akan bisa diakses oleh orang lain.

Perlu diketahui bahwa tidak semua layanan perbankan didukung oleh WhatsApp. Salah satunya adalah penyedia layanan peer-to-peer lending.

Bagi Anda yang ingin merasakan pengalaman berbisnis yang lebih canggih dan mudah, WhatsApp Business API adalah pilihan yang tepat. Hubungi Motict sekarang juga dan dapatkan dukungan terbaik dari WhatsApp untuk memajukan bisnis Anda.


50 views

0 comments