Pakai Chatbot WhatsApp? Perhatikan Metrik Berikut ini!

  • Jul 9, 2021
  • 2 min read

Metrik chatbot membantu Anda memahami apakah penggunaan chatbot sudah efektif dalam mencapai goals bisnis. Fungsi chatbot sendiri sangat meringankan pekerjaan administrasi dan layanan pelanggan dan meminimalkan human error karena semua sudah terotomatisasi. Kali ini Motict akan memberikan tips metrik apa saja yang patut diperhatikan untuk mengukur kesuksesan performa chatbot WhatsApp anda!

Pakai Chatbot WhatsApp? Perhatikan Metrik Berikut ini! | Motict

Dengan proses Analisa data, Anda dapat mengetahui performa chatbot dan informasi berharga seputar perilaku pelanggan dalam berinteraksi dengan brand Anda.

1. Metrik Pengguna

Kemudahan terhubung dengan chatbot

Fungsi esensial dari chatbot tentunya membantu konsumen untuk mendapatkan respon cepat sesuai apa yang mereka butuhkan. Metrik ini memberikan informasi seputar pengguna yang berinteraksi dengan chatbot Anda.

Konsumen Anda harus tahu dimana mereka dapat menghubungi chatbot dan pastikan kontak chatbot ini terlihat jelas baik di website, media sosial maupun channel lain seperti WhatsApp atau messenger. Penting untuk menyebarkan link chatbot ini ke seluruh media yang Anda gunakan karena konsumen Anda tersebar di berbagai platform.

Mencari tahu pengguna baru

Metrik pengguna baru adalah mereka yang baru saja berinteraksi dengan chatbot Anda. Biasanya pesan yang mereka kirimkan berupa pertanyaan-pertanyaan seputar produk atau pengiriman.

Bounce rate

Metrik ini sangat indikatif dalam menunjukkan efektivitas chatbot dalam menanggapi konsumen. Bounce rate yang tinggi artinya sesi chatbot berakhir sebelum menyelesaikan suatu masalah. Dan ini pertanda buruk karena itu artinya user tidak menemukan solusi atas permasalahan mereka. Semakin rendah bounce rate, maka semakin tinggi kesuksesan untuk mencapai goals terkait chatbot.

2. Metrik Percakapan

Metrik ini mengukur aktivitas konsumen saat berbicara dengan chatbot.

Durasi

Seberapa lama interaksi tersebut berlangsung? Durasi menentukan apakah chatbot Anda cukup menarik dan informatif bagi pelanggan. Misalnya, tujuan chatbot adalah untuk meningkatkan pengalaman konsumen, maka semakin lama durasi percakapan berlangsung, berarti chatbot terbilang efektif. Akan tetapi perlu Analisa lebih lanjut karena durasi yang lama dan bounce rate yang tinggi menandakan bahwa chatbot gagal memberikan solusi pada konsumen dengan cepat.

Agent takeover

Metrik ini menunjukkan berapa kali seorang agent customer service harus mengambil alih percakapan chatbot atas permintaan konsumen. Padahal, fungsi chatbot adalah untuk meringankan pekerjaan customer service. Tentunya menjadi sia-sia jika percakapan dengan chatbot tidak menghasilkan solusi tepat bagi konsumen.

3. Metrik Kepuasan

Kepuasan konsumen memang bisa ditandai dari berbagai metrik salah satunya retention rate. Angka ini menunjukkan berapa kali satu orang konsumen melakukan repeat order. Semakin sering artinya konsumen merasa puas dengan layanan dan produk Anda.

Analisa lain bisa didapatkan dengan mengamati kecenderungan percakapan dengan chatbot, apakah positif atau negatif. Interaksi antara konsumen dengan chatbot yang positif akan meningkatkan kepuasan konsumen.

Chatbot memiliki banyak manfaat terutama bagi para pemilik bisnis yang membutuhkan layanan konsumen yang efektif dan cepat. Pengalaman konsumen yang meningkat akan berdampak pada penjualan dan performa bisnis secara keseluruhan. Manfaatkan fitur chatbot dengan template custom dan Analisa laporan secara berkala. Hubungi Motict sekarang!


9 views

0 comments