Bangun Brand dengan SMS Marketing
- Apr 23, 2021
- 2 min read
Berkembang pesatnya teknologi messenger berbasis internet membuat banyak orang menganggap SMS jadi tidak penting lagi. Padahal untuk tujuan promosi, SMS marketing masih sangat ampuh untuk digunakan.

Terlepas dari posisinya yang sudah mulai tergeser oleh aplikasi messenger lain, faktanya peluang seseorang membuka SMS itu adalah 98%. Lebih rendah dibanding email yang hanya 20-30%. Sebanyak 90% orang yang menerima SMS akan membacanya dalam 3 detik. Inilah kenapa SMS masih sangat berpeluang dijadikan sebagai media promosi.
Kelebihan lain yang dimiliki SMS marketing adalah kompatibilitasnya dengan semua jenis ponsel. Artinya, ketika Anda mengirimkan SMS blast, semua orang yang memiliki ponsel baik ponsel pintar atau ponsel biasa bisa menerimanya. Lantas, bagaimana strategi membangun brand yang bisa dilakukan dengan menggunakan SMS marketing?
1. Ketahui dengan Jelas Target Pasar Anda
Membangun marketing list harus dilakukan dengan tepat sasaran. Artinya, ketika Anda hendak mengirimkan SMS blast sebagai bentuk promosi, Anda harus tahu kepada siapa SMS itu akan dikirimkan. SMS yang tidak dikirimkan secara tepat sasaran akan dianggap sebagai spam dan mungkin akan membuat orang yang menerimanya merasa tidak nyaman.
Untuk mengetahui siapa saja yang sebaiknya Anda jadikan target, buat daftar kontak terlebih dahulu. Dari daftar ini Anda akan terbantu menentukan siapa sebenarnya target yang sesuai dan di mana Anda bisa menemukannya. Catat juga informasi penting seperti riwayat pembelian dan lokasinya.
2. Tawarkan Sesuatu
Setiap SMS yang Anda kirimkan sebagai media promosi haruslah memiliki nilai bagi orang yang membacanya. Orang akan protes jika mereka menerima SMS marketing yang salah sasaran atau tidak menawarkan apapun untuk mereka.
Beberapa cara yang bisa Anda tiru adalah dengan menyertakan promosi atau exclusive deal dalam pesan yang dikirimkan. Banyak brand-brand besar yang menggunakan SMS sebagai pengganti voucher yang bisa ditukar untuk mendapatkan produk dengan potongan harga.
3. Kirimkan Pesan dengan Sentuhan Personal
Setiap SMS yang bisa dikirimkan terbatas hanya 160 karakter. Dengan jumlah karakter yang sedikit ini, Anda harus bisa menyampaikan maksud tanpa terkesan tanpa basa-basi. Berikan sapaan yang membuat pelanggan merasa dekat. Pesan yang tidak terlalu kaku akan membuat customer Anda merasa dekat dan spesial. Pastikan juga Anda memasukkan brand personality ke dalam setiap SMS yang dikirim. Usahakan untuk tidak menggunakan singkatan, huruf kapital dan emotikon.
4. Perhatikan Waktu Pengiriman
Waktu pengiriman yang tepat akan meningkatkan peluang pelanggan Anda membaca isi SMS yang mereka terima. Hindari mengirimkan SMS terlalu sering karena itu bisa dianggap spam. Ada beberapa waktu yang bisa Anda pilih untuk mengirimkan pesan kepada pelanggan:
-
Akhir pekan adalah waktu yang paling cocok karena biasanya pelanggan Anda punya waktu luang lebih banyak
-
Jangan mengirimkan SMS terlalu pagi atau terlalu malam
-
Kirimkan SMS setelah tindakan tertentu yang dilakukan oleh pelanggan. Misalnya saja setelah mereka melakukan pembelian atau ketika mereka sudah lama tidak datang ke toko Anda.
5. Sertakan CTA (Call to Action)
SMS yang ujungnya tidak disertai CTA biasanya tidak akan begitu berhasil dibandingkan yang memiliki CTA. Ajakan untuk melakukan tindakan tertentu sifatnya harus singkat dan jelas. Semakin mudah CTA yang Anda sertakan, semakin besar kemungkinan pelanggan akan melakukan tindak lanjut terhadap pesan yang mereka terima.
CTA yang dibuat juga sebaiknya menimbulkan urgensi tertentu bagi pelanggan Anda. Misalnya saja dengan meminta mereka menukarkan SMS sebagai kupon dalam jangka waktu tertentu. Jangan lupa sertakan nomor telepon dan situs di akhir pesan yang dikirim.
Itulah beberapa cara membangun brand bisnis Anda dengan menggunakan SMS marketing. Ingin memanfaatkan SMS marketing untuk berpromosi namun Anda belum tahu bagaimana caranya? Hubungi Motict sekarang juga untuk mendapatkan informasi selengkapnya.